Pengertian ekuilibrium

Seperti istilah ekonomi lainnya, ekuilibrium dapat didefenisikan dalm berbagai cara. Salah satu ekuilibrium adalah suatu kumpulan variabel-variabel terpilih yang saling berhubungan dan disesuaikan satu dengan yang lainnya dengan cara sedemikian rupa, sehingga tidak ada kecenderungan yang melekat (inherent) dalam model tersebut untuk berubah. Beberapa perkataan dalam definisi ini memerlukan perhatian khusus. Pertama, kata terpilih menekankan pada kenyataan bahwa ada variabel yang tidak dimasukkan dalamĀ  model oleh analis. Jadi, ekuilibrium dalam pembahasan ini hanya relevan dengan himpunan variabe-variabel tertentu yang dipilih, dan bila model diperluas untuk memasukkan variabel tambahan, maka ekuilibrium pada model semula tidak dapat digunakan.

Kata kedua, perkataan saling berhubungan (interrelated) menyatakan bahwa, untuk dapat mencapai ekuilibrium, maka semua variabel dalam model harus secara bersamaan dalam keadaan tetap. Selain itu, keadaan tetap dari setiap variabel harus cocok denga variabel lainnya. Jika tidak, maka beberapa variabel akan berubah, sehingga mengakibatkan variabel lainnya juga berubah dalam reaksi yang berantai, dan karenanya tidak terjadi ekuilibrium.

Ketiga, kata melekat (inherent) menyatakan bahwa dalam mengidentifikasikan ekuilibrium, keadaan tetap variabel dalam model hanya didasarkan pada penyeimbangan kekuatan internal dari model tersebut, sedangkan faktor-faktor eksternal dianggap tetap. Secara operasional, ini berarti bahwa parameter dan variabel eksogen diperlakukan konstan. Jika faktor eksternal ternyata berubah, maka terjadi ekuilibrium baru atas nilai parameter baru, tetapi dalam mendefinisikan ekuilibrium baru, nilai parameter yang baru juga diasumsikan tetap tidak berubah.