Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi

Pengembangan suatu aplikasi basis data merupakan bagian integral dari pengembangan sistem informasi akuntansi. Pengembangan  basis data tidak terlepas dari bagaimana sistem informasi akuntansi tersebut berkembang. Bagian ini membahas secara singkat bagaimana metodologi pengembangan sistem dan posisi pengembangan aplikasi basis data untuk dalam proses pengambangan sistem informasi akuntansi.

Metodologi pengembangan secara umum memiliki berbagai macam jenis. Secara kronologi, metodologi pengembangan sistem yang pertama kali digunakan adalah waterfall model. Waterfall model ini juga sering disebut systems development life cycle (SDLC). Secara umum tahapan dalam waterfall model atau SDLC meliputi tahap analisa, perencanaan, uji coba, dan implementasi.

SDLC memiliki kelemahan, yaitu sering dianggap tidak realistis. Pertama, model SDLC mengansumsi bahwa jika setiap tahapan selesai dikerjakan, dapat dilanjutkan dengan tahapan berikutnya. Jadi, proses perkembangan sistem dianggap linear dan tidak berulang (iterative). Kenyataannya, mungkin saja suatu tahap jika diulang terdapat kondisi yang mengharuskan sistem diubah.

Pada saat tahap perancangan ternyata ada penambahan kebutuhan dikarenakan perubahan organisasi atau pengaruh eksternal (perubahan peraturan pemerintah misalnya). Dengan sendirinya pengembangan sistem harus kembali ketahap analisa untuk menganalisa perubahan kebutuhan sistem yang diakibatkan karena adanya perubahan tadi. Fenomena tersebut sangat jamak didalam pengembangan sistem.

Secara umum, pengembangan sistem (dan tentunya sistem informasi akuntansi) memiliki tahapan-tahapan sebagai berikut, antara lain :

  1. Analisa, dalam tahapan analisa ini, usulan pengembangan sistem baru dikaji secara khusus. Setelah yakin bahwa sistem baru itu memang dibutuhkan, maka dilakukan analisa untuk menemukan kelemahan sistem yang lama dan menemukan kebutuhan sistem yang baru.
  2. Perancangan, dalam tahap ini kebutuhan sistem baru dipenuhi dengan rancangan sistem baru. Berbagai macam alat permodelan digunakan untuk menggambarkan sistem baru yang akan dibuat.
  3. Uji coba, dalam tahap uji coba rancangan sistem baru diwujudkan. Jika membutuhkan aplikasi maka bisa dibuat juga diuji coba dan diintegrasikan dengan sistem lama.
  4. Implementasi, tahapan dimana sistem baru dijalankan untuk menggantikan sistem yang lama.

 

Perencanaan aplikasi dan basis data mengikuti tahapan pengembangan sistem sendiri. Kita perlu tahu kebutuhan informasi apa yang harus dipenuhi oleh basis data dan aplikasi yang kita buat, merancangnya, membuatnya, dan menerapkannya. Diharapkan dengan menggunakan metodologi pengembangan sistem yang baku, aplikasi yang dibuat mampu memenuhi kebutuhan informasi penggunanya.

Incoming search terms:

  • pengembangan sistem informasi akuntansi
  • pengembangan SIA
  • tahapan pengembangan sistem informasi
  • perkembangan sistem informasi akuntansi
  • pengembangan sistem akuntansi
  • akuntansi dan pengembangan sistem
  • proses pengembangan sistem informasi akuntansi
  • bagaimana perkembangan informasi akuntansi
  • Sistem dan metodoloi pengembangan sistem akuntansi
  • siapa pengembang sistem akuntansi pemerintah
  • SIA: pengembangan sistem
  • perubahan sistem informasi akuntansi
  • perkembangan sisten informasi akuntansi
  • apa yang dimaksud dengan sistem informasi akuntansi
  • perkembangan sistem akuntansi saat ini
  • perkembangan sistem akuntansi
  • BAGAIMAN AKUNTANSI SECARA BERKEMBANG
  • kelemahan metodelogi pengembangan sistem akuntansi
  • pengembang sistem informasi akuntansi
  • pengemabangan sia
  • penerapan basis data
  • metodologi perkembangan sia
  • Metodologi pengembangan akuntansi
Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi | rafi | 4.5

Leave a Reply